DUNIA NETWORKING
By :
Mohd.Wahyu Saputra
Pada zaman yang semakin modern seperti
saat sekarang ini, peran networking semakin dibutuhkan dalam setiap aspek
kehidupan manusia. Karean hamper ssemua kegiatan dalam kehidupan manusia sudah
beralih dari manul ke digital. Ini disebabkan karena manusia semakin
menginginkan segala sesuatu dengan praktis . hal ini tentu secara tidak
langsung membuat seseorang yang awalnya awam mengenai dunia digital/networking
mau tidak mau harus mengenal dan mempelajari apa itu networking.
Networking (Jaringan)
adalah suatu jaringan kerja yang terdiri dari titik-titik (nodes) yang
terhubung satu sama lain, dengan atau tanpa kabel. Masing-masing nodes
berfungsi sebagai stasiun kerja (workstations) atau suatu sistem operasi yang
terdiri dari sejumlah komputer dan perangkat jaringan lainnya yang mana bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu
tujuam yang sama. Salah satu nodes sebagai media jasa atau server, yaitu yang
mengatur fungsi tertentu dari nodes lainnya. Pada dasarnya teknologi jaringan
komputer itu sendiri merupakan perpaduan anatara tenologi komputer dan juga
teknologi komunikasi.
Beberapa
Tujuan dari jaringan komputer:
- Jaringan memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien: Misalnya, banyak pengguna dapat saling berbagi printer tunggal dengan kualitas tinggi, dibandingkan memakai printer kualitas rendah di masing-masing meja kerja. Selain itu, lisensi perangkat lunak jaringan dapat lebih murah dibandingkan lisensi stand-alone terpisah untuk jumlah pengguna sama, serta berbagi pemakaian CPU, Memori, dan Harddsik.
- Jaringan membantu mempertahankan informasi agar tetap andal dan up-to-date: Sistem penyimpanan data terpusat yang dikelola dengan baik memungkinkan banyak pengguna mengaskses data dari berbagai lokasi yang berbeda, dan membatasi akses ke data sewaktu sedang diproses.
- Jaringan membantu mempercepat proses berbagi data (data sharing). Transfer data pada jaringan selalu lebih cepat dibandingkan sarana berbagi data lainnya yang bukan jaringan.
- Jaringan memungkinkan kelompok-kerja berkomunikasi dengan lebih efisien. Surat dan penyampaian pesan elektronik merupakan substansi sebagian besar sistem jaringan, disamping sistem penjadwalan, pemantauan proyek, konferensi online dan groupware, dimana semuanya membantu team bekerja lebih produktif.
- Jaringan membantu usaha dalam melayani klien mereka secara lebih efektif. Akses jarak-jauh ke data terpusat memungkinkan karyawan dapat melayani klien di lapangan dan klien dapat langsung berkomunikasi dengan pemasok.
Keuntungan
utama yang langsung terasa dari network sharing itu adalah, Internet yang
mendunia, karena pada hakikatnya Internet itu sendiri adalah
serangkaian komputer (ribuan bahkan jutaan komputer) yang saling
terhubung satu sama lain. Berevelusi dan berkembang dari waktu ke waktu, sehingga
membentuk satu jaringan kompleks seperti yang kita rasakan sekarang ini.
Keuntungan
lain dilihat dari sisi internal network adalah :
- Resource Sharing, dapat menggunakan sumberdaya yang ada secara bersama-sama. Misal seorang pengguna yang berada 100 km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut, seolah-olah data tersebut berada didekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mangatasi masalah jarak.
- Reliabilitas tinggi, dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan. Misalnya, semua file dapat disimpan atau dicopy ke dua, tiga atu lebih komputer yang terkoneksi kejaringan. Sehingga bila salah satu mesin rusak, maka salinan di mesin yang lain bisa digunakan.
- Menghemat uang, Komputer berukutan kecil mempunyai rasio harga/kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar. Komputer besar seperti mainframe memiliki kecapatan kira-kira sepuluh kali lipat kecepatan komputer kecil/pribadi. Akan tetap, harga mainframe seribu kali lebih mahal dari komputer pribadi. Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja dan kecepatan inilah membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari komputer-komputer pribadi.
- Hardware sharing, Bagi pakai hardware secara bersama-sama. Dengan adanya fasilitas jaringan kemudian menggunakan alat yang bernama printer server. maka sebuah printer laser berwarna yang mahal sekali harganya dapat dipakai secara bersama-sama oleh 10 orang pegawai. Begitu pula halnya dengan scanner, Plotter, dan alat-alat lainnya.
- Keamanan dan pengaturan data, komputer dalam sebuah lingkungan bisnis, dengan adanya jaringan tersebut memungkinkan seorang administrator untuk mengorganisasi data-data kantor yang paling penting. Dari pada setiap departemen menjadi terpisah-pisah dan data-datanya tercecer dimana-mana. Data penting tersebut dapat di manage dalam sebuah server back end untuk kemudian di replikasi atau dibackup sesuai kebijakan perusahaan. Begitu pula seorang admin akan dapat mengontrol data-data penting tersebut agar dapat diakses atau di edit oleh orang-orang yang berhak saja.
- Ke-stabilan dan Peningkatan performa komputasi, Dalam kondisi tertentu, sebuah jaringan dapat digunakan untuk meningkatkan performa keseluruhan dari aplikasi bisnis, dengan cara penugasan komputasi yang di distribusikan kepada beberapa komputer yang ada dalam jaringan.
Berbagai
keuntungan dari media-media jaringan telah panjang lebar dijelaskan diatas,
akan tetapi kerugian belum disinggung sama sekali. Jaringan dengan berbagai
keunggulannya memang sangat membantu sekali kerja dalam suatu perusahaan.
Tetapi kerugiannya juga banyak apabila tidak di sadari dari awal. Berikut beberapa
kerugian dari implementasi jaringan :
- Biaya yang tinggi kemudian semakin tinggi lagi. pembangunan jaringan meliputi berbagai aspek: pembelian hardware, software, biaya untuk konsultasi perencanaan jaringan, kemudian biaya untuk jasa pembangunan jaringan itu sendiri. Infestasi yang tinggi ini tentunya untuk perusahaan yang besar dengan kebutuhan akan jaringan yang tinggi. Sedangkan untuk pengguna rumahan biaya ini relatif kecil dan dapat ditekan. Tetapi dari awal juga network harus dirancang sedemikian rupa sehingga tidak ada biaya overhead yang semakin membengkak karena misi untuk pemenuhan kebutuhan akan jaringan komputer ini.
- Manajemen Perangkat keras Dan Administrasi sistem : Di suatu organisasi perusahaan yang telah memiliki sistem, administrasi ini dirasakan merupakan hal yang kecil, paling tidak apabila dibandingkan dengan besarnya biaya pekerjaan dan biaya yang dikeluarkan pada tahap implementasi. Akan tetapi hal ini merupakan tahapan yang paling penting. Karena Kesalahan pada point ini dapat mengakibatkan peninjauan ulang bahkan konstruksi ulang jaringan. Manajemen pemeliharaan ini bersifat berkelanjutan dan memerlukan seorang IT profesional, yang telah mengerti benar akan tugasnya. Atau paling tidak telah mengikuti training dan pelatihan jaringan yang bersifat khusus untuk kebutuhan kantornya.
- Sharing file yang tidak diinginkan : With the good comes the bad, ini selalu merupakan hal yang umum berlaku (ambigu), kemudahan sharing file dalam jaringan yang ditujukan untuk dipakai oleh orang-orang tertentu, seringkali mengakibatkan bocornya sharing folder dan dapat dibaca pula oleh orang lain yang tidak berhak. Hal ini akan selalu terjadi apabila tidak diatur oleh administrator jaringan.
- Aplikasi virus dan metode hacking : hal-hal ini selalu menjadi momok yang menakutkan bagi semua orang, mengakibatkan network down dan berhentinya pekerjaan. Permasalahan ini bersifat klasik karena system yang direncanakan secara tidak baik. Masalah ini akan dijelaskan lebih lanjut dalam bab keamanan jaringan.
- Berikut grafik yang menjelaskan prosentase penggunaan berbagai tipe media yang mendukung jaringan komputer beserta keuntungan dan kerugian dari masing-masing media / backbone tersebut.
IP ADDRESS
IP Address adalah suatu penomoran pada sebuah komputer sebagai
identitas. Kalau di sederhanakan, seperi sebuah nama alamat rumah. Jadi tiap
komputer memiliki alamat penomorannya masing – masing. Satu dengan yang lainnya
tidak sama atau unik.
IP Address yang sering digunakan ini menggunakan basis TCP/IP karena
lebih sederhana, dan lebih mudah untuk di mengerti. Sedangkan di OSI Layer
sendiri memiliki IP Address sendiri, yang tentu saja berbeda dengan TCP/IP.
Tetapi di dunia ini yang lebih sering dikenal dan digunakan IP Address TCP/IP.
IP Address
sendiri dibagi menjadi 2 yaitu :
1.
IP Address
Private ,IP
Address Private biasanya didaptkan oleh pengguna user rumahan atau sekala
kecil. IP Address Private ini didapatkan setelah melakukan Subnetting.
2.
IP Address Public biasanya
dimiliki dalam skala besar, seperti Hosting, ISP, Data center, dan perusahaan
Web.
Saat ini yang digunakan di dunia adalah IPv4 (IP Address Versi 4), mulai
digunakan sejak tahun 1981. Tetapi sejak sekitar tahun 1990 sudah disimulasikan
bahwa IPv4 akan mencapai titik jenuh atau IP Address di IPv4 akan habis. Dan
sejak pada tahun 1996, IPv6 di kembangkan sebagai pengganti IPv4. IPv4
menggunakan 32 bit, jumlah Address yang dimiliki oleh IPv4 sebesar = 232 = ±4
milyar host. Itu artinya alamat di IPv4 akan habis pada saat jumlah manusia
sudah mencapai 4 milyar lebih.
Guna mengatasi masalah
tersebut, digunakanlah IPv6. Karena IPv6 berjumlah 128 bit, 2128 atau lebih
dari 4 milyar sudah pasti tidak ada kekhawatiran mengenai habisnya IP address.
Karena IPv6 memiliki jumlah alamat yang cukup banyak sebesar 340, 282, 366, 920,
938, 463, 463, 374, 607, 431, 768, 211, 456.
Untuk mengakses Internet sebenarnya yang dibutuhkan
hanyalah IP Address. Misalnya untuk mengakses Google, Anda dapat mengetikkan http://72.14.253.104 di web browser, halaman
utama Google akan tampil. Domain name digunakan untuk memudahkan kita, membuat
alias untuk http://72.14.253.104 menjadi google.com.
Domain Name Server (DNS)
Setiap komputer yang terhubung dalam jaringan
menggunakan IP Address sebagai namanya. Nama yang terbaca oleh manusia, seperti
URL http://www.yahoo.com, atau alamat email mwahyusaputra@yahoo.com, tentu lebih mudah diingat. Tapi komputer
tidak demikian, ia tidak memiliki kecerdasan untuk mengingat nama, komputer
hanya mampu mengenal angka, itupun terbatas pada angka binary 0 dan 1. Maka
digunakan DNS (Domain Name Server)
yang akan menerjemahkan alamat tersebut menjadi IP Address, agar dapat dikenali
oleh komputer.
Setiap domain name memiliki DNS (Domain Name Server) yang
menangani request kepadanya. DNS ini bisa tersebar di mana saja, tidak terpusat
pada suatu mesin. DNS adalah database terbesar dan tersibuk di dunia. Setiap
hari melayani jutaan request dan perubahan. Ketika Anda membuka web browser,
mengetikkan alamat website dan menekan tombol Enter, maka kita akan muncul
halaman utama dari website tersebut. Request tersebut bisa dipenuhi dan tidak
tersasar ke alamat lain karena adanya DNS.
JENIS-JENIS JARINGAN
1.
Local Area Network ( LAN )
Local
Area Network biasa
disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup
wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah,
sekolah atau yang lebih kecil.
2.
Metropolitan Area Network ( MAN )
Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan
area Metropolitan adalah jaringan komputer yang meliputi area yang lebih
besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini
jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan
area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu ,jaringan departemen dimana
beberapa kantor departemen tingkat kabupaten/kota dihubungkan antara satu
dengan lainnya.
3.
Wide Area Network ( WAN )
WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi
dalam bahasa Inggris:
Wide Area Network
merupakan jaringan komputer
yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar
wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai
jaringan komputer yang membutuhkan router
dan saluran komunikasi publik. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal
yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di
lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi
yang lain.
4. INTRANET
Intranet adalah
sebuah jaringan komputer berbasis protokol TCP/IP seperti internet hanya saja
digunakan dalam internal perusahaan, kantor, bahkan warung internet (WARNET)
pun dapat di kategorikan Intranet. Antar Intranet dapat saling berkomunikasi
satu dengan yang lainnya melalui sambungan Internet yang memberikan tulang
punggung komunikasi jarak jauh. Akan tetapi sebetulnya sebuah Intranet tidak
perlu sambungan luar ke Internet untuk berfungsi secara benar. Intranet
menggunakan semua protocol TCP/IP Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol
lainnya), klien dan juga server. Protokol HTTP dan beberapa protokol Internet
lainnya (FTP, POP3, atau SMTP) umumnya merupakan komponen protokol yang sering
digunakan. sebuah intranet dapat dipahami atau dimengerti sebagai sebuah "versi pribadi dari
jaringan Internet", atau sebagai sebuah versi dari Internet yang dimiliki
oleh sebuah instansi perusahaan atau organisasi.
E-commerce
dan E-business
E-commerce berarti transaksi bisnis melalui internet di mana pihak-pihak yang
terlibat melakukan penjualan atau pembelian. Transaksi yang dilakukan dalam e-commerce
pada dasarnya melibatkan pengalihan (transfer) atau penyerahterimaan (handing
over) kepemilikan dan hak atas produk atau jasa.
E-business adalah semua transaksi bisnis online, termasuk penjualan
secara langsung kepada konsumen (e-commerce), transaksi dengan
produsen dan pemasok, dan interaksi dengan mitra bisnis. Pertukaran informasi
via database terpusat juga dilakukan dalam e-commerce.
Fungsi-fungsi bisnis hanya terbatas pada sumber daya teknologi. Namun secara
teknis, e-commerce hanya merupakan bagian dari e-business.
Perbedaan E-commerce
dan E-business:
A.
E-business lebih luas dalam lingkup dan e-commerce hanya
merupakan satu aspek atau satu bagian dari e-business.
B.
E-commerce hanya mencakup transaksi bisnis seperti membeli dan menjual
barang dan jasa melalui internet.
C.
E-commerce pada prinsipnya melibatkan perdagangan uang sedangkan dalam e-business,
transaksi uang tidak diperlukan.
D. E-business melibatkan pemasaran,
perancangan produk, evaluasi layanan konsumen, dll.
E-Government
E-Government adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk
memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal
lain yang berkenaan dengan pemerintahan. e-Government dapat diaplikasikan pada
legislatif, yudikatif, atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi
internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang
demokratis.
Beberapa Karakteristik e-government diantaranya :
A.
Interaksi antara pemerintah dengan berbagai pihak yang
berkepentingan seperti masyarakat luas, pebisnis dan unit0unit kerja di
lingkungan pemerintah lainnya.
B.
Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (komputer, dan internet)
C.
Mempermudah dan praktis dalam pelayanan pemerintah terhadap
berbagai pihak yang berkepentingan (stakeholder).
Manfaat e-government
A.
Memperbaiki kualitas pelayanan pemerintah kepada para
stakeholder-nya (masyarakat, kalangan bisnis, dan industri) terutama dalam hal
kinerja efektivitas dan efisiensi di berbagai bidang kehidupan bernegara.
B.
Meningkatkan transparansi, kontrol, dan akuntabilitas
penyelenggaraan pemerintahan dalam rangka penerapan konsep Good Corporate
Governance.
C.
Mengurangi secara signifikan total biaya administrasi, relasi,
dan interaksi yang dikeluarkan pemerintah maupun stakeholdernya untuk keperluan
aktivitas sehari-hari.
D.
Memberikan peluang bagi pemerintah untuk mendapatkan
sumber-sumber pendapatan baru melalui interaksinya dengan pihak-pihak yang
berkepentingan.
E.
Menciptakan suatu lingkungan masyarakat baru yang dapat secara
cepat dan tepat menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi sejalan dengan
berbagai perubahan global dan trend yang ada.
F.
Memberdayakan masyarakat dan pihak-pihak lain sebagai mitra
pemerintah dalam proses pengambilan berbagai kebijakan publik secara merata dan
demokratis.
Tujuan e-government
A.
meningkatkan mutu layanan publik melalui pemanfaatan teknologi
IT dalam proses penyelenggaraan pemerintah
B.
terbentuknya kepemrintahaan yang bersih, transparan dan mampu
menjawab tuntutan perubahan secara efektif
C.
perbaikan organisasi,sistem, manajemen, dan proses kerja
kepemerintahaan



0 komentar:
Posting Komentar